Home » » Miing Optimis Gantikan WH di Kota Tangerang

Miing Optimis Gantikan WH di Kota Tangerang

Written By C. SUkandi on Jumat, 21 Juni 2013 | 16.20

Calon Wali Kota Tangerang Miing, memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi. Pria kelahiran Lebak, Banten, 27 April 1958, ini mengaku optimis menang di bekas daerah kekuasaan mantan Wali Kota Tangerang Wahidin Halim.
Tidak tanggung-tanggung, Miing bermimpi ingin membangun Kota Tangerang, menjadi kota yang berkelas dunia. Di antaranya dengan membangun Sungai Cisadane, menjadi tempat wisata berkelas internasional. Sungai yang kini terlihat kotor itu, akan disulapnya menjadi bersih, dan bisa dilewati perahu-perahu besar nan cantik.

Tidak hanya itu, di sepanjang pinggiran sungai juga akan dibangun tempat-tempat makan, dan ruang terbuka hijau untuk para seniman dan anak muda Tangerang yang kreatif.

Kemudian, dia juga berencana membangun pendidikan nonformal yang dapat menunjang keahlian para pemuda-pemudi di Kota Tangerang. Saat ditanya kenapa? Tanpa sungkan, dia memuji pendidikan formal di Kota Tangerang, sudah cukup baik.

Menurut anggota DPR-RI Komisi X ini, banyak pembangunan di Kota Tangerang yang sudah dilakukan Wahidin Halim saat menjabat sebagai wali kota selama dua periode, banyak yang berhasil. Untuk itu, dia berjanji akan melanjutkan program tersebut, dan memaksimalkannya saat terpilih nanti.

Terakhir, dia ingin melakukan perbaikan kualitas hidup masyarakat Kota Tangerang. Perbaikan kualitas hidup ini, akan dia mulai dengan melakukan tata ruang yang baik. Di antaranya dengan memindahkan warga yang tinggal di atas lahan dan tanah negara, dan menempatkan mereka di atas rumah susun. 
"Itu mimpi, dan kita harus berani memulainya. Saya harus optimis, dan menawarkan gagasan saya kepada orang-orang. Saya belum pernah punya kesempatan untuk melaksanakan kemampuan-kemampuan saya. Optimis itu modal utama saya sebagai pemimpin," ujarnya seperti yang dikutip sindonews, Jakarta, Rabu (19/06). 
Anggota DPR periode 2009-2014 dari PDIP asal Provinsi Banten ini merasa kemampuannya dalam dunia politik sudah tidak diragukan. Dengan percaya diri, dia mengaku pernah ditawari almarhum Taufiq Kiemas, menjadi Bupati Lebak, pada 2003. Namun tawaran itu ditolaknya dengan halus. 
Dia mengatakan, ingin membangun karirnya terlebih dahulu, baru kemudian menentukan sikap menjadi wakil rakyat di DPR RI dan memilih menjadi wali kota Tangerang. Mendengar jawaban Miing, Taufiq Kiemas mengamini, dan menyetujui dia menjadi Wali Kota Tangerang. 
Padahal, diakuinya saat itu basis massa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Rakyat Demokratik (PRD) di sana, masih sangat solid. Katanya, jika dia menerima tawaran saat itu, maka Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya, tidak akan pernah menjabat.
Kendati begitu, secara jujur Miing mengatakan, masyarakat Lebak dan Pandeglang, tidak membutuhkan karakter pemimpin seperti dirinya. Hal itu terlihat dari permintaan yang datang kepadanya, justru berasal dari DPC PDIP Kota Tangerang yang menginginkan dirinya maju.

"Kenapa saya mau, karena PDIP Lebak dan Pandeglang tidak pernah meminta saya. Dan saya tidak pernah mengajukan diri. Tetapi DPC PDIP Kota Tangerang meminta saya. Sebagai kader partai, saya siap," terangnya bersemangat.

Hal lain yang coba dibangun Miing, ketika menang nanti, adalah membangun komunikasi yang lebih baik dengan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Sebab, dia memiliki kepentingan besar dengan penguasa Banten itu, terutama tentang pembangunan Kota Tangerang.
Share this article :

Posting Komentar

Jumlah Pengunjung

Flag Counter
 
Support : Creating Website | Cecep Sukandi | Shafarisa
Copyright © 2013. Shafarisa - All Rights Reserved
Template Created by CV-SHAFARISA Published by Cecep Sukandi
Proudly powered by Blogger